STRATEGI INDEKSASI JURNAL NASIONAL DAN INTERNASIONAL
Indeksasi Jurnal. Indeks adalah alat, terutama digunakan online atau dalam dunia Internet, yang digunakan oleh para peneliti dan pustakawan untuk menemukan konten ilmiah. Beberapa indeks menyediakan daftar judul jurnal, beserta link dan kategorisasi subjek.
![]() |
Indeksasi Jurnal |
Agar Jurnal Anda di csitasi oleh banyak orang dan mampu menambah ilmu dan manfaat bagi orang lain maka anda perlu melakukan Indeksasi Jurnal. Untuk melakukan Indeksasi Jurnal perlu melakukan Strategi. berikut adalah Strategi Indeksasi Jurnal sebagai berikut ini , yang kami kutip dari Prof.Kuswanto Editor in Chief of Agrivita Journal of Agriculture Science UB, sebagai berikut ini :-
STRATEGI UMUM INDEKSASI
- Kualitas artikel ilmiah, ikuti rambu-rambu Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional; berbahasa Inggris
Ikuti platform jurnal-jurnal internasional yang terkenal, baik dari segi tampilan, pengelolaan,layout artikel, dan sistem editorialnya, misalnya: Elsevier, Springerlink, Taylor & Francis, Wiley Interscience, American Chemical Society
Berbasis online/elektronik seperti jurnal internasional pada umumnya - Abstrak sebaiknya dilengkapi dengan : graphical abstract, dan highlighted sentences (limited words count)
Indeksasi jurnal: google scholar, DOAJ, EBSCO, Chemical Abstract Services, GetCited, Mendeley, Worldcat, Engineering Village, Compendex, Embase, Reaxys, SCOPUS, Sciru, Ulrichweb Periodicals, PubMed, CrossRef, Thomson Reuters
Geographical Diversity in Reviewer dan Editorial Board include 5 continentals. Pernah publikasi di Scopus dan sudah memiliki h-indeks di Scopus.
Tampilkan h-index Scopus di website jurnal tersebut. - Jurnal online paling tidak berisi informasi nama jurnal (long format dan abbreviation). harus baku
Volume dan nomor mengikuti platform jurnal internasional
Setiap artikel mempunyai alamat URL yang unik. Contoh : Digital Object Identifier
Halaman abstrak berisi : kapan manuscript disubmit, direvisi, dan diterima untuk dipublikasi
Halaman abstrak sebaiknya juga berisi how to cite artikel . - Bisa juga jurnal menerapkan Regional Managing Editor untuk region tertentu, bisa benua atau wilayah. Example: Asia-Pacific; America; Africa and Europe
- Geographical Diversity in Authors: include 5 continentals .
- Call for Paper Authors di SCOPUS atau SCIENCEDIRECT
- Implementasikan sepenuhnya Sistem Manajemen E-journal dengan online (suggested to use Open Journal System):
- Online submission of manuscript
- Online review
- Online tracking of manuscript by Author
- Online Editorial works
- Online Layout Editing and copyediting
- Online proof-reading
- Online publishing (Volume, Issue/No, Year, InPress)
URUTAN INDEKSASI JURNAL INDONESIA
- Portal Garuda DIKTI atau Indonesian
- Publication Index (http://id.portalgaruda.org/)
- Google Scholar Impact Factor (h-index, i10- index, Citation analysis) scholar.google.com
Directory of Open Access Journal (DOAJ) ON www.doaj.org - Elsevier Products: SCOPUS Impact Factor (SNIP, SJR) , www.elsevier.com dan www.scopus.com
- Thomson Reuters http://thomsonreuters.com/en.html
Parameter Global untuk Reputasi Jurnal Internasional
- Impact Factor (Thomson Reuters)
- SJR dan SNIP (Scimago, Scopus)
- H-index (Scimago, Scopus, Google Scholar) i10-index (Google Scholar)
- Number of Published Articles per x-year
- Number of Citations per x-year
- % Rejection Rates (informally)
HAL YANG HARUS DILAKUKAN AGAR JUNRAL CEPAT TERINDEKS?
- TERBIT ON-TIME
- Siapkan Jurnal/Portal Sesuai dengan Scorecard
- Criteria Secara Bertahap
- Fokuskan Kepada Parameter Dengan Bobot Nilai Tinggi (Journal Policy (35%), Content (20%), dan Citedness (25%), Regularity (10%), Online Availability (10%))
- Prioritaskan kepada paper-paper berbahasa Inggris
- Utamakan Menjaga bahasa Inggris
- Utamakan kualitas substansi paper (Editor & Reviewer Role)
loading...
0 Response to "STRATEGI INDEKSASI JURNAL NASIONAL DAN INTERNASIONAL"
Post a Comment